Jack Ma tumbuh di lingkungan penduduk yang sederhana di Hangzhou pada 1980-an. Jack Ma ditolak di setiap sekolah, tempat Jack Ma ingin belajar. Bahkan sejak sekolah dasar, Jack Ma sudah menerima penolakan karena ujian matematikanya yang tak begitu baik.
Saat umur 12 tahun, Jack Ma sudah tertarik untuk belajar bahasa Inggris, selama delapan tahun masa kecilnya dihabiskan sebagai pemandu wisata di sebuah hotel di dekat Danau Hangzhou, sekitar 160 km dari Shanghai. Waktu itu China baru mulai membuka diri dan mulai banyak turis yang datang ke China.
Delapan tahun bergaul bersama banyak turis asing benar-benar mengubah cara pandangnya mengenai hidup. Jack Ma merasa dirinya berpikir lebih global dibandingkan kebanyakan penduduk China lain. Apa yang diceritakan para turis sangat berbeda dengan semua yang dipelajari Jack Ma dari para guru dan buku di sekolah.
Selanjutnya dia mendaftar ke Universitas Keguruan Hangzhou, semacam institut keguruan dan ilmu pendidikan. Di sini dia belajar menjadi guru sekolah menengah. Selulus dari Universitas, dengan gelar Sarjana di bidang bahasa Inggris, dia ditugaskan mengajar di universitas. Ketika itu gaji Ma sebulan sebesar 100-120 renminbi, setara dengan Rp 114.000-Rp 142.500 per bulan.
Pada tahun 1992, saat perekonomian China mulai bertumbuh, dia mencoba melamar di berbagai pekerjaan, akhirnya ia menjadi sekretaris general manager gerai penjual ayam goreng KFC. Disinilah ia berkenalan dengan komputer dan internet. Ketika dia mencari kata "beer" di mesin pencari Yahoo, dia menemukan kenyataan bahwa tidak ada data tentang China.
Akhirnya dia tertarik pada komputer dan meminjam uang 2.000 dollar AS dari kerabatnya untuk mendirikan perusahaan komputer. Padahal dia tidak mengerti tentang komputer ataupun surat elektronik, bahkan dia tidak pernah menyentuh keyboard komputer sebelumnya.

Melalui rasa penasaran,ingin tahu dan ingin mencoba Jack Ma lantas menciptakan laman website untuk jasa terjemahan bahasa China dengan seorang teman. Hanya dalam beberapa jam, Jack Ma menerima banyak surat elektronik (email) yang cukup membantunya membangun situs tersebut. Hal tersebut yang kemudian menjadi faktor pemicu berdirinya Alibaba Group empat tahun kemudian. Alibaba merupakan retailer online terbesar di China dan berada di posisi kedua dunia setelah Wal-Mart.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar